Jumat, 10 Oktober 2014
03216. ALAM YANG TERPELIHARA.
Jeep kami baru sampai diseberang setelah hampir jam 12.00 siang. Ada untungnya arus air makin siang makin kecil bersamaan dg naiknya mata hari, tetapi bersamaan dg matahari condong kebarat arus air padang Guci juga kembali naik. Sampai akhirnya penyebrangan berhenti jam 3.30 sore, karena arus air sudah kembali deras sampai jam 9.30 siang besok.
Ajaib juga arus air sungai Padang Guci ini, seperti bernafas senada dg helaan nafas sinar mata hari. Uap air yg terhisap matahari diareal hutan Bukit Barisan hulu sungai Padang Guci, kira2 sama dg separuh aliran air sungai Padang Guci.
Mekanismenya ketika matahari naik dipagi hari, kelembaban hutan terangkat kelangit menjadi uap air dan menggantung sebagai awan. Aliran air ke sungai makin siang makin mengecil, puncaknya tengah hari dan kembali arus air naik menjelang sore, sampai puncak arus sungai tertinggi dimalam hari.
Rupanya beginilah siklus alam jika hutan dan alamnya masih terpelihara dg baik, alam seakan bernafas dg bebas, sungguh baik keseimbangan yg Tuhan ciptakan, bukan main dan bukan main-main.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar